Sid pernah berkata padaku, "Aku playboy, tapi cewekku cuma satu." . . . Saat itu, kami berada di halaman kampus,duduk berdua dengan komputer jinjing menyala di hadapan kami. Kami sama-sama menyukai dunia maya, hampir setiap hari kami menggunakan aplikasi chatting untuk berkomunikasi. Padahal, jarak kami teramat dekat. . . . Kala itu, aku berharap, akulah cewek satu-satunya yang ia maksud. Pada kenyataannya, sampai kami sama-sama lulus kuliah, tak ada kata cinta terucap dari bibirnya. . . . Baginya aku adalah salah satu dari sekian banyak perempuan yang datang silih berganti, yang tak pernah menjadi satu-satunya ~ . . . Selamat menempuh hidup baru, Sid. Kutahu mengenai ini, sejak berbulan-bulan yang lalu. Namun, aku baru memiliki keberanian tuk mengucapkannya. . . . Seperti yang kauduga, aku sedih mendengar berita bahagia itu.
0 Komentar
Terima kasih sudah berkomentar :)